Ini Dia Penyebab Adanya Komedo Di Wajah

 

 

Cerclerouge.org – Memiliki wajah yang cantik dan mulus bebas komedo dan jerawat merupakan dambaan setiap orang. Tetapi sulit untuk menghilangkan komedo dan jerawat yang cukup membandel. Komedo biasanya lebih cenderung muncul pada bagian hidung dan banyak produk kecantikan yang khusus untuk mengatasi komedo pada hidung.

Tetapi, ternyata komedo tidak hanya muncul pada area hidung saja, komedo dapat muncul pada bagian manapun pada wajah. Komedo muncul seperti bintik-bintik kecil berwarna gelap. Komedo memang terlihat mirip dengan jerawat tetapi komedo lebih ringan dan berwarna gelap.

Warna gelap pada komedo ini karena adanya pigmen melanin yang sudah terpapar udara dan panas matahari sehingga mengalami oksidasi. Komedo paling sering muncul pada hidung, dagu, sekitar bibir dan juga telinga. Terkadang komedo juga muncul pada area leher, punggung, bahu dan juga dada. Pada area tubuh tersebut banyak folikel rambut dan rambut tumbuh dari folikel rambut yang ada pada pori-pori dan terdapat kelenjar tertentu yang menghasilkan sebum atau minyak kulit dibawahnya.

Dan apabila pori-pori tersumbat karena adanya sebum dan sel kulit mati maka sel kulit mati yang ada pada pori-pori tersebut bereaksi dengan oksigen dan berubah warna menjadi lebih gelap. Tetapi bila kulit pada area pori-pori yang tersumbat ini menutup, maka sel kulit mati tidak dapat bereaksi dengan oksigen dan akan berwarna putih. Namun keduanya tetap dinamakan komedo, sehingga komedo ada 2 jemis yaitu komedo gelap dan komedo putih.

Pada umumnya komedo disebabkan karena adanya kotoran yang ada pada pori-pori kulit. hal tersebut terjadi karena jarang membersihkan wajah setelah mengenakan riasan wajah.

Tetapi sebenarnya ada dua faktor yang menyebabkan peningkatan munculnya komedo yaitu usia dan perubahan hormon. Komedo lebih sering muncul pada usia puber dimana terjadi peningkatan hormon yang dapat meningkatkan produksi minyak di bawah kulit.

Produksi hormon endogen akan meningkat pada masa pubertas dan menyebabkan produksi sebum dan sel kulit mati menjadi lebih banyak. Tetapi perubahan hormon juga tidak hanya pada usia pubertas saja tetapi ketika menstruasi, kehamilan dan ketika menggunakan pil KB juga dapat mempengaruhi perubahan hormon.