Month: July 2018

Menonton Piala Dunia 2018 Ternyata Baik Untuk Orang Berusia Lanjut

Cerclerouge.org – Salah seorang pakar demensia menyebutkan dengan menonton pertandingan sepak bola ternyata memiliki manfaat baik untuk kesehatan jiwa para penontonnya.

Apalagi jika para penontonnya yang berusia lanjut. Misalkan dengan menonton pertandingan ulang sepakbola juga ternyata bisa membantu otak untuk bisa tetap aktif dengan menstimulasi memori.

“Walau mungkin tak dirasakan para penggemar dalam minggu ini, sepakbola baik untuk sarafmu. Pertandingan yang bagus benar-benar dapat membantu ingatan dan tubuhmu, sama baiknya seperti olahraga fisik,” tutur Prof Alistair Burns, pakar demensia dari National Health Service England.

Dirinya juga menuturkan jika orang-orang yang sudah berusia lanjut dan sedang mengalami demensia atau kepikunan, menonton ulang pertandingan dapat menghidupkan kembali ingatan masa lampau, menghubungkan mereka dengan masa lalu dan membuat otak tetap aktif.

Semua hal tersebut berkaitan langsung dengan ‘memori emosional’, salah satu dari tipe utama dari memori dalam otak kita. Memori emosional diduga lebih kuat ketimbang memori faktual pada kejadian-kejadian personal.

Sehingga seseorang dapat merasakan kembali gairah atau momen ketegangan yang menstimulasi memori dan dapat menguatkan aktivitas otak. Bagi rekan Prof Burns, Tony Jameson-Allen, olahraga menyatukan komunitas dan generasi serta menghidupkan kembali jiwa dan emosi yang kuat.

“Tiap minggu kami menyaksikan dampak positif dari mengingat kembali momen-momen emas dari olahraga kepada kesehatan fisik dan mental dari pada member kami yang kebanyakan hidup dengan demensia,” tuturnya.

“Momen-momen luar biasa ini dapat membawa kembali memori menakjubkan dan positif yang bisa digunakan untuk menyatukan generasi agar menanggulangi tiga tantangan terbesar yang dihadapi populasi yang menua, yakni demensia, depresi dan kesendirian,” tandas Jameson-Allen.

Bahayanya Terlalu Banyak Konsumsi Makanan Pedas Bagi Tubuh Kita

Cerclerouge.org – Memakan makanan dengan rasa pedas memang membuat lidah lebih menikmati enaknya. Akan tetapi yang perlu kalian perhatikan tidak sedikit jika bagi kalian yang gemar makanan pedas.

Kenyataannya, jika terlalu banyak dalam mengkonsumsi makanan pedas juga bisa menyebabkan beberapa gangguan kesehatan yang mengancam tubuh kita. Seperti yang telah dikutip dari WebMD, gejala-gejala gangguan pencernaan dapat meliputi rasa terbakar di perut atau perut bagian atas, sakit perut, kembung (perasaan penuh), bersendawa dan gas, hingga mual dan muntah.

Gejala tersebut biasanya akan semakin meningkat dikala kita sedang berada pada masa stres. Selain itu, menurut dari penuturan Askmen dan Arxmanhealth, terlalu sering memakan makanan dengan rasa pedas juga bisa mengurangi lapisan yang berfungsi melindungi lambung. Jika terlalu sering mengonsumsi makanan pedas, maka lapisan ini akan semakin menipis yang membuat lambung rentan terkena infeksi.

Khususnya bagi para penderita magh tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan pedas berlebihan. Sebab, makanan pedas bisa mengikat reseptor esofagus yang menimbulkan sensasi terbakar. Bahkan asam bisa kembali ke kerongkongan karena katup berotot pada bagian atas perut terbuka terlalu lama akibat kandungan capsaicin pada cabai.

Maka penderita mag sebaiknya memperhatikan asupan makanan sehari-harinya dan mengonsumsi obat mag seperti Promag. Dengan kandungan hydrotalcite, obat mag ini bisa membantu membentuk lapisan dinding lambung sehingga mengurangi rasa nyeri dengan cepat.

Vitamin D Yang Wajib Dikonsumsi Lantaran Mempunyai Banyak Manfaat Untuk Tubuh

Cerclerouge.org – Vitamin D memang sangat dikenal bisa dijadikan sebagai nutrisi yang sangat baik untuk tubuh terutama bagian tulang. Namun, apakah kalian tahu jika vitamin D juga mempunyai manfaat lainnya untuk tubuh kita?

Sebuah studi telah menyebutkan jika 1.200 IU vitamin D tiap hari selama 4 bulan mampu mencegah infeksi flu di musim dingin hingga 40 persen. Menurut Medical Officer of PT. Kalbe Farma, dr Anggi Citra Putri, vitamin D yakni mikronutrisi yang mampu mendatangkan manfaat kolaborasi bersama kalsium pada pembentukan tulang dan gigi serta menjaga kepadatannya. Selain itu, vitamin D juga dibutuhkan untuk kesehatan otot.

“Vitamin D yang berperan membantu penyerapan kalsium dan fosfor pada akhirnya pun berperan dalam menjaga sistem imun tubuh. Kecukupan vitamin D setiap hari juga penting untuk pertumbuhan ataupun menjaga kepadatan tulang dan gigi yang pada akhirnya bisa membantu mencegah beberapa penyakit yang berhubungan,” ujar dr. Anggi, Rabu (4/7/2018).

Selain itu, studi yang lainnya juga mengungkapkan kurangnya vitamin D berdampak pada produksi insulin dan toleransi gula. Pemberian vitamin D 2.000 IU per hari mengurangi risiko diabetes hingga 88 persen. Hal ini pun dibenarkan oleh dr. Anggi.

“Penelitian preliminary, defisiensi vitamin D juga berhubungan dengan risiko diabetes tipe 1, nyeri otot, ataupun kanker,” ujarnya.

Penjelasan lain juga diberikan beliau, jika vitami D aslinya bisa dibentuk oleh tubuh jika tubuh terpapar sinar matahari. Dengan bantuan sinar matahari provitamin D akan mengalami konversi menjadi vitamin D.

Pada orang yang jarang sekali kulitnya terpapar sinar matahari dalam waktu panjang bisa berisiko menderita defisiensi. Dampaknya pasti pada pembentukan tulang dan gigi ataupun kepadatannya.

Maka diperlukan asupan yang mengandung vitamin D, seperti ikan laut, daging-dagingan, kuning telur, dan beberapa makanan yang sudah diforitifikasi dengan vitamin D. Praktisnya lagi, kini kandungan vitamin D bisa didapatkan melalui Xon-Ce Drink yang mengkombinasikan vitamin C dan vitamin D serta dibuat tanpa pemanis buatan.